MAKALAH PENGANGGARAN PERUSAHAAN

MAKALAH PENGANGGARAN PERUSAHAAN

 

“ Forecasting PT. Gajah Tunggal Tbk “

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Disusun Oleh :

 

  1. 1.    Lilis Dianto                               B.111.09.0080
  2. 2.    Ali Mahmud Fadhil                 B.111.09.0081
  3. 3.    Khofifatuddahliyah                 B.111.09.0084
  4. 4.    Surya Kumala Sari                  B.111.09.0085
  5. 5.    Ahmad Marzuqi                       B.111.09.0086
  6. 6.    Andry Rais Pratama                B.111.09.0087
  7. 7.    Sofiana Eva Wulandari           B.111.09.0091

 

 

 

PROGRAM STUDY S1 MANAJEMEN

UNIVERSITAS SEMARANG

2011

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Yang dimaksud dengan forecasting budget yang berisi taksiran-taksiran tentang kegiatan-kegiatan perusahaan dalam jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang, serta berisi taksiran-taksiran (forecast) tentang keadaan atau posisi financial perusahaan pada suatu saat yang akan datang.

Dari pengertian tersebut, forecasting budget terdiri dari dua kelompok :

  1. Operating budget yaitu budget yang berisi taksiran tentang kegiatan perusahaan dalam jangka waktu tertentu yang akan datang, yang meliputi dua sektor :
  • sektor penghasilan : sub-sektor penghasilan utama dan sub-sektor penghasilan bukan utama
  • sektor biaya : sub-sektor biaya utama terdiri dari biaya pabrik (biaya bahan mentah, upah TKL, biaya pabrik tidak langsung), biaya administrasi (gaji karyawan, depresiasi), biaya penjualan dan sub-sektor biaya bukan utama.

Financial Budget adalah budget yang berisi taksiran tentang keadaan atau posisi financial perusahaan pada suatu saat tertentu yang akan datang dalam bentuk neraca

 

1.2  Tujuan Penyusunan

Tujuan penyusunan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan kami mengenai forecast penjualan. Terutama teori forecasting dan aplikasinya dalam perusahaan dan disini yang kami ambil contoh adalah PT. Gajah Tunggal Tbk.

 

1.3  Ruang Lingkup Pembahasan

Ruang lingkup makalah ini meliputi pengertian forecast penjualan, tenik-tehnik dalam forecast penjualan, forecast berdasarkan perhitungan statistik, forecast dengan metode kusus diantaranya metode moment, leas square, dan metode kuadrat dengan contoh dari PT Gajah Tunggal Tbk.

 

 

 

 

 

BAB II

GAMBARAN UMUM DAN TEORISTIS

1.1  Sejarah Berdirinya Perusahaan

Pendirian Perusahaan

Didirikan pada tahun 1951, PT. Gajah Tunggal Tbk. Memulai produksi bannya dengan ban sepeda. Sejak itu Perusahaan bertumbuh menjadi produsen ban terpadu terbesar di Asia Tenggara.

Ekspansi dan Perkembangan Pabrik

Perusahaan meningkatkan kapasitas produksi dan memperagam rangkaian produknya dengan memproduksi ban sepeda motor pada tahun 1971, dilanjutkan dengan memproduksi ban bias untuk kendaraan berpenumpang serta kendaraan niaga pada tahun 1981. Pada awal tahun 1990an, Perusahaan mulai memproduksi ban radial untuk kendaraan berpenumpang dan truk ringan. Saat ini Perusahaan mengoperasikan 5 pabrik pembuat ban dan ban dalam yang telah dimodernisasi untuk memproduksi berbagai tipe dan ukuran ban radial, bias, dan sepeda motor, serta 2 pabrik penghasil produk yang berhubungan dengan ban yang memproduksi kain ban dan Styrene Butadiene Rubber (SBR). Kelima pabrik ban serta pabrik kain ban berlokasi di Tangerang, sekitar 30 kilometer sebelah barat Jakarta, Indonesia.

Pabrik SBR milik Perusahaan bertempat di komplek Industri Kimia di Merak, Banten, sekitar 90 km barat dari Jakarta. Selama 2005, Perusahaan telah memulai ekspansi kapasitas produksi ban radial dan ban sepeda motor di lokasi yang berdekatan dengan pabrik ban saat ini. Proyek ini masih berjalan, dan diperkirakan akan mengalami peningkatan produksi ban radial dari 30.000 ban/hari menjadi 45.000 ban/hari. Kapasitas ekspansi ini akan selesai tiga tahap dan akan selesai tahun 2010. Ban sepeda motor juga akan mengalami peningkatan kapasitas secara bertahap dari 37.000 ban/hari di tahun 2005 menjadi 105.000 ban/hari pada awal 2011. Saat ini kapasitas ban sepeda motor 45.000 ban/hari.

 Integrasi Vertikal

Perusahaan terus berusaha mengurangi biaya produksi serta menjamin kelancaran pasokan bahan baku untuk produksinya melalui strategi integrasi vertikal yang dilakukan dengan cara mengakuisisi aset-aset yang memproduksi bahan baku utama yang dibutuhkan Perusahaan dalam proses produksinya. Pada tahun 2004 Perusahaan mengintegrasikan aset produksi kain ban dan SBR. Pada tahun 2007, sekitar setengah.

1.2  Struktur Organisasi

 

   
   
 
   

 

 

 

 

 

 

 

 
   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1.3  Badan Usaha

 

 

               
     
 
     
 
   
 
     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PEMBAHASAN

  1. 1.      Pengertian Forecasting

Yang dimaksud dengan forecasting budget yang berisi taksiran-taksiran tentang kegiatan-kegiatan perusahaan dalam jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang, serta berisi taksiran-taksiran (forecast) tentang keadaan atau posisi financial perusahaan pada suatu saat yang akan datang.

Dari pengertian tersebut, forecasting budget terdiri dari dua kelompok :

  1. Operating budget yaitu budget yang berisi taksiran tentang kegiatan perusahaan dalam jangka waktu tertentu yang akan datang, yang meliputi dua sektor :
  • sektor penghasilan : sub-sektor penghasilan utama dan sub-sektor penghasilan bukan utama
  • sektor biaya : sub-sektor biaya utama terdiri dari biaya pabrik (biaya bahan mentah, upah TKL, biaya pabrik tidak langsung), biaya administrasi (gaji karyawan, depresiasi), biaya penjualan dan sub-sektor biaya bukan utama.
  1. Financial Budget adalah budget yang berisi taksiran tentang keadaan atau posisi financial perusahaan pada suatu saat tertentu yang akan datang dalam bentuk neraca.
  1. 2.      TEKNIK DALAM FORECAST PENJUALAN

Forecasting adalah suatu cara untuk mengukur atau menaksir kondisi bisnis di masa mendatang. Teknik yang dipakai adalah :

  1. Forecast berdasarkan pendapat (judgment method)

Biasanya digunakan untuk menyusun forecast penjualan maupun forecast kondisi bisnis pada umumnya. Sumber pendapat yang dipakai sebagai dasar melakukan forecast adalah : pendapat salesman, sales manajer, para ahli, survey konsumen.

 

  1. Forecast berdasarkan perhitungan statistic

Metode yang digunakan adalah :

1)        Analisa Trend

Penerapan garis trend dengan setengah rata-rata

Persamaan : Y = a + bX

dimana :

 

a = rata-rata kelompok 1

b = (rata-rata klp 1 – rata-rata klp 2) : n

n = jumlah tahun dalam kelompok 2 dan 1

x = jumlah tahun dhitung dari periode dasar

                   Penerapan garis trend secara matematis

  • Metode Moment

Rumus yang digunakan :

Y = a + bX

ΣY = n.a + b. ΣXi

ΣXiYi = a ΣXi + b Σi²

  • Metode Least Square

Persamaan :  Y = a + bX

a = ΣY / n

b = ΣXY/ Σ X²

 

2)        Analisa Korelasi

Analisa korelasi dipakai untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara beberapa variable.

  • Metode Regresi

Persamaan     Y= a + bX

dimana :

a = jumlah pasang observasi

b = koefisien regresi

Besarnya a dan b dapat dihitung dengan :

b = ( n ΣXY – ΣX. ΣY) / n ΣX ² – (ΣX) ²

a = (ΣY- b ΣX) / n

 

  • Rumus koefisien korelasi

r = ( n ΣXY – ΣX. ΣY) / √ (n ΣX ² – (ΣX) ² √ n ΣY ² – (ΣY) ²

  1. Forecast dengan metode khusus

 

 

 

 

  1. 1.      Analisa Industri

Analisa industri adalah salah satu cara untuk membuat forecast dengan metode khusus. Dalam metode ini dihubungkan dengan potensi penjualan perusahaan dengan industri pada umunya dalam arti : volume, posisi dalam persaingan.

 

 

permintaan perusahaan

Market share =                                                x 100%

permintaan industri

  1. 2.      Analisa Product Line

Analisa ini digunakan jika perusahaan menghasilkan lebih dari satu macam, masing-masing produk tersebut tidak dapat diambil kesamaannya dan harus dibuat forecast secara terpisah.

  1. 3.      Analisa Penggunaan Akhir

Analisa ini digunakan pada perusahaan yang memproduksi barang yang tidk langsung dikonsumsi, melainkan masih memerlukan proses lebih lanjut untuk menjadi produk akhir.

 

Contoh :

PT. Gajah Tunggal merupakan sebuah perusahaan manufaktur. Berikut ini merupakan data penjualan PT. Gajah Tunggal tahun 2010:

Skala Waktu                           Sales(Y)                                          

          Q1                                 5500  unit     

          Q2                               18500  unit     

          Q3                               10000  unit     

          Q4                               12500  unit     

Dari data di atas buatlah forecast penjualan untuk tahun 2011 dengan metode Trend Moment dan berapa nilai penjualan (Y) pada Q1?

 

Jawaban:

  • Langkah  1 : Buatlah tabel seperti berikut ini untuk mencari nilai X, X2, X*Y.

Q

Sales (Y)

X

X.Y

X2

Q1

5500

0

0

0

Q2

18500

1

8500

1

Q3

10000

2

20000

4

Q4

12500

3

37500

9

Total

36500

6

66000

14

 

  • Langkah  2 : Cari nilai a dan b untuk mendapatkan persamaan Y = a + bX.

 

Rumus:

∑Y = n.a + ∑X.b

36500 = 4a + 6b………….(1)

∑XY = ∑X.a + ∑X2.b

66000 = 6a + 14b…………(2)

Eliminasi persamaan (1) dan (2) :

36500 = 4a + 6b   | x3|      109500 = 12a + 18b

66000 = 6a + 14b | x2|      132000 = 12a + 28b

                                         ————————— −

                                         -22500  = -10b                        =>  b = 2250

Substitusi b ke persamaan (1)

36500 = 4a + 6b

36500 = 4a + 13500

4a = 36500 – 13500         => a = 5750

 

  • Langkah  3 : Masukkan nilai X sesuai tahun yang akan dicari.

ð  Y = a + bX , Q5 = X5 = 4  

Y5 = a + b(4)

     = 5750 + 2250(4)

     = 14750

 

NB : Q5, X5, dan Y5 adalah  Q1, X1, dan Y1  pada tahun 2011.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

KESIMPULAN

  1. Peramalan merupakan tahapan awal dalam perencanaan sistem operasi produksi.
  2. Model yang paling tepat harus dipilih dalam melakukan peramalan.
  3. Model yang dipilih dapat dibandingkan dengan model yang lain dengan menggunakan kriteria minimum average sum of squared errors.
  4. Distribusi forecast errors harus dimonitor, jika terjadi bias maka model yang digunakan tidak tepat.

MATUR TANKYOU

By marzocchiahmed

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s